Ikuti Pertamina Harga Diesel BP-AKR Naik Jadi Rp25.560 per Liter – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak nonsubsidi per Sabtu (18/4/2026). Langkah ini langsung diikuti oleh operator SPBU swasta BP-AKR. BP-AKR menaikkan harga produk diesel mereka, yaitu BP Ultimate Diesel, menjadi Rp25.560 per liter.
Baca Juga: Ikuti Pertamina, Harga Diesel BP-AKR Naik Jadi Rp25.560 per Liter
Kenaikan ini cukup signifikan. Harga BP Ultimate Diesel melonjak lebih dari Rp10.000 per liter dibandingkan harga sebelumnya. Dengan demikian, selisih harga dengan produk diesel Pertamina pun cukup jauh. Sebagai perbandingan, Pertamina Dex dan Dexlite juga ikut mengalami kenaikan pada hari yang sama.
Daftar Lengkap Harga Terbaru BBM di BP-AKR
Mengikuti kebijakan Pertamina, BP-AKR hanya menyesuaikan harga pada produk diesel mereka. Sementara itu, harga BBM jenis bensin tidak mengalami perubahan. Berikut rincian harga terbaru BBM di SPBU BP-AKR per 18 April 2026:
-
BP Ultimate Diesel (Diesel): Rp25.560 per liter
-
BP 92 (RON 92): Rp12.390 per liter (tetap)
-
BP Ultimate (RON 95): Rp12.930 per liter (tetap)
Kenaikan Dipicu Harga Minyak Dunia
Kenaikan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina dan BP-AKR dipicu oleh fluktuasi harga minyak dunia serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Penyesuaian harga ini mengacu pada formula yang telah ditetapkan dalam regulasi yang berlaku. Pemerintah menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi memang berada di luar kendali langsung negara. Harga jenis BBM ini bergerak mengikuti mekanisme pasar.
Dampak terhadap Konsumen dan Sektor Logistik
Kenaikan harga BBM diesel ini menambah tekanan bagi konsumen, terutama pengguna kendaraan bermesin diesel. Dampaknya berpotensi menyebar ke berbagai sektor yang bergantung pada bahan bakar diesel seperti logistik dan transportasi. Kenaikan harga ini dapat mempengaruhi biaya distribusi barang dan jasa. Pengisian tangki penuh kendaraan diesel akan terpengaruh signifikan dengan kenaikan harga ini.
Harga BBM Lainnya Masih Stabil
Meski beberapa produk mengalami kenaikan tajam, Pertamina masih mempertahankan harga untuk jenis BBM penugasan serta Pertamax. Harga Pertalite dan Biosolar tetap di level yang sama seperti sebelumnya. Pertamax juga masih dipatok di harga lama untuk wilayah Jabodetabek. Hal ini memberikan sedikit kelonggaran bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan dengan spesifikasi bahan bakar tersebut.
